Pages

19 Januari 2013

MEKANISME KATUP

Saat ini banyak sekali berkembang tentang mekanisme katup. Mekanisme katup bertugas mengatur kerja dari katup (membuka dan menutup) sesuai dengan timing yang benar.
 
Jika katup tidak dapat membuka dan menutup sesuai dengan timingnya maka sudah tentu akan mempengaruhi kinerja mesin, bahkan mesin tidak dapat bekerja.
 

Katup (valve) sebenarnya tidak hanya dimiliki oleh engine 4 langkah saja, tetapi engine 2 langkah pun tetap memiliki katup, meskipun berbeda mekanismenya.
 
Contoh pada sepeda motor 2 langkah, ada yang menggunakan Rotary Valve (sepeda motor Suzuki A100), Redvalve (pada beberapa sepeda motor bebek 2 tak ). Perhatikan gambar di bawah.
 
Katup pada Sepeda motor 2 tak hanya mengatur masuknya bahan bakar ke ruang engkol saja. berbeda dengan sepeda motor 2 langkah yang mengatur pembuangan maupun pemasukan bahan bakar. 


Rotary Valve

Reed Valve

 

 
 
 


KOMPONEN UTAMA MEKANISME KATUP

Sekarang mari kita lihat beberapa komponen utama dari sebuah mekanisme katup



Camshaft : pada engine 2 langkah tidak memiliki camshaft,  hanya dimiliki oleh engine 4 langkah. Fungsi dari camshaft ini adalah untuk menentukan waktu pembukaan dari katup.
Rocker arm : sama dengan camshaft, rocker arm hanya dimiliki oleh engine 4 langkah. Fungsi dari rocker arm adalah untuk menekan katup buang dan katup masuk agar membuka.
Valve spring : pegas katup / valve spring pada engine 4 langkah ada yang memiliki 2 buah valve spring ada juga yang hanya memiliki 1 buah valve spring. Fungis dari valve spring ini adalah yang pertama supaya katup dapat menutup dengan rapat, yang kedua valve spring juga berfungsi agar katup segera menutup kembali setelah membuka
 
 
Valve : valve / katup berfungsi untuk membuka dan menutup sa;uran masuk dan saluran pembuangan. Pada sepeda motor 2 langkah, piston juga berfungsi sebagai katup. Bahakan pada beberapa type engine sepeda motor ada yang sengaja dipasangkan katup, misalnya pada honda NSR 150 R, yang sistemnya disebut dengan RC Vallve, kawasaki ninja RR, yang sistemnya disebut dengan KIPP.
Piston : ada 4 fungsi dari piston ; yang pertama menghisap campuran bahan bakar dan udara, yang kedua mengkompresikan campuran bahan bakar dan udara yang sudah masuk ke ruang bakar, yang ke tiga piston berfungsi menerima tenaga hasil pembakaran, dan yang ke empat piston berfungsi membuang gas sisa pembakaran agar keluar dari ruang bakar.
Piston Ring : pada engine 4 langkah terdapat 3 buah piston ring, yaitu 2 buah ring kompresi dan 1 buah ring oli. Pada engine 2 langkah hanya ada 2 buah biah piston ring, yaitu ring kompresi. Fungsi dari piston ring adalah untuk merapatkan piston dan dinding silinder.
Conecting rod : berfungsi untuk meneruskan tenaga dari piston menuju ke crankshaft.
Crankshaft : berfungsi untuk merubah gerak translasi / bolak balik dari piston menjadi gerak rotasi / berputar.
 
 
 
Over Head Valve

Katup terletak di kepala silinder. Konstruksi semaam ini cam shaftnya terletak di bawah.
Konstruksi ini memiliki keuntungan bentuk ruang bakar lebih baik, tetapi did sisi lain mekanisme untuk menggerakkan katup menjadi banyak, karena camshaftnya ada di bawah
 
 
 
 
 
 
 
 
Over Head Camshaft
 
Type mekanisme katup seperti ini masih banyak digunakan pada sepeda motor dan beberapa mobil keluaran lama.
 
Keuntugan dari type ini adalah mekanisme pembukaan katup (alurnya) lebih cepat, sehingga membukanya katup lebih cepat.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Double Overhead Camshaft
 
 
Saat ini semakin banyak sepeda motor maupun mobil yang menggunakan type ini.
 
pada type ini cam shaft katup masuk dan buang ada sendiri sendiri.
 
cam langsung menggerakkan batang katup untuk membuka, sehingga efisiensi geraknya lebih baik, dan katup lebih responsive.
 
 
 
Itu beberapa mekanisme katup. selanjutnya akan kita bahas tentang katup elektronik pada kesempatan yang lain.
 
 
Poskan Komentar